Halaman Kami


Friday, 13 March 2015

Mengukir Telur

 Tahukah sahabat, bahwa kulit telur ternyata bisa dijadikan karya seni yang sangat indah??
sumber: www.manmadediy.com
sumber: www.manmadediy.com
Tuhhh...kaan, nggak percaya kan kalau ukiran di atas itu dibuat dari  kulit telur.

Untuk dapat menghasilkan hasil karya tersebut, dibutuhkan keahlian kesabaran dan alat yang tepat. Para profesional biasanya menggunakan bor dokter gigi.

Saya sudah pernah coba mengukir kulit telur asin dengan pisau, dan jarum. Hasilnya, gagal total !!!! :)
Kulit telurnya retak semua.

Akhirnya saya coba cara kedua, yang menjadi tema tulisan kali ini, yaitu dengan bantuan cuka.


1. Persiapan

Karena ini merupakan percobaan awal, maka kita gunakan saja kulit telur yang sudah pecah. Buat pola, dan tutup pola tersebut dengan selotip.
1389612721202814201
Lalu masukan cuka ke dalam gelas secukupnya hingga dapat merendam kulit telur.

2. Perendaman

Masukan kulit telur ke dalam gelas dan rendam ke dalam cuka.
13896128631653434510

Segera setelah kulit telur terendam cuka, mulai terlihat gelembung gas di permukaan kulit telur.
Apa yang terjadi?

Kulit telur terbuat dari Calcium Carbonate (CaCO3). Reaksi yang terjadi dengan cuka (CH3COOH) adalah
2 CH3COOH + CaCO3 = H2CO3 + Ca(CH3COO)2.

Pada reaksi selanjutnya, asam karbonat berubah menjadi air dan karbon dioksida
H2CO3 = H2O + CO2.

Sehingga reaksi keseluruhan menjadi
2 CH3COOH + CaCO3 = H2O + CO2 + Ca(CH3COO)2.

Gelembung yang kita lihat dipermukaan telur adalah gas karbon dioksida.
Semakin lama direndam, gelembung gas yang terbentuk akan semakin banyak. Bagian kulit telur yang tidak tertutup selotip akan mulai melarut dan warna coklatnya mulai hilang

13896134661749142923
3. Pembilasan
Setelah direndam selama 2-3 jam, keluarkan kulit telur dan bilas dengan air, lalu gosok-gosok kulit telur untuk mengikis kulit telur yang terlarut.
13896136091220038536

Sebenarnya pada tahapan ini, bagian putih telur sudah sedemikian lemahnya sehingga kita bisa memahatnya dengan mudah setelah dikeringkan.

Untuk kepentingan ilmu pengetahuan, kita lanjutkan saja percobaan kita :)

4. Perendaman kedua

Rendam kembali kulit telur 2-3 jam
13896137481433199476

5. Pembilasan terakhir

Setelah direndam selama 2-3 jam, keluarkan kulit telur dan bilas kembali dengan air, lalu gosok-gosok kulit telur untuk mengikis kulit telur yang terlarut. Hasilnya, kulit telur yang tidak tertutup selotip tidak lagi bersisa, hanya membran telur yang tertinggal

13896138591552932765
Sayangnya, proses rendam bilas yang kedua tidak hanya melarutkan kulit telur diluar selotip, tapi juga mulai melarutkan kulit di dalam selotip.Akibatnya kulit yang tersisa menjadi begitu rapuh.

Walaupun hasil akhirnya masih gagal separuh total, setidaknya kita tahu kalau cuka bisa melarutkan kulit telur.
Dengan bantuan latihan dan mencoba terus, suatu saat pasti kita bisa menghasilkan ukiran yang lebih indah :)