Halaman Kami


Friday, 13 March 2015

Pupuk dari Pipis dan Ampas Ikan

Gambar buah melon dan cabe berikut adalah perkembangan terakhir tanaman kami setelah 2,5 bulan.
13919276201189672437
Melon Lonjong?
13919275221654978847
Cabe keriting yang masih hijau
1391927569990700358
Melon baru bermunculan


Alhamdulillah sampai saat ini tanaman tersebut masih hidup. Beberapa daun memang menguning dan di makan serangga, tapi secara umum mereka mampu bertahan hidup.

Ah pasti sering dipupuk?
Untuk tanaman di atas, kami hanya memberikan media tanam yang hampir semuanya kompos. Selain itu, hanya sekali diberi NPK dalam dosisi yang sangat kecil sekali saat tanaman pertama berbunga. Selebihnya tidak ada pemupukan sama sekali.

Namun, jika dipikir ulang, sesungguhnya hampir tiap hari tanaman ini kami "pupuk". Diberi tanda kutip karena memang kami tidak menggunakan pupuk yang biasa di jual.
Kami hanya menggunakan air aquarium yang ada di rumah.
1391927981336760198
Sumber
Prinsip Aquaponic
Rahasia dari pupuk akuarium ini dapat terlihat dalam prinsip aquaponic sebagaimana terlihat dari diagram berikut.
http://aquaponicsphilippines.com
http://aquaponicsphilippines.com
Ikan, sebagaimana mahluk hidup lainnya juga melakukan buang air besar dan kecil. Pipis dan feses ikan merupakan sumber amonia yang menjadi racun bagi ikan. Inilah sebabnya setiap dua minggu sekali saya harus mengganti air di akuarium.

Nah air kotor dari akuarium inilah yang menjadi pupuk. Ammonia di dalam air yang kemudian kita siramkan ke tanaman diubah oleh bakteri di dalam media tanam menjadi nitrat dan nitrit yang menjadi sumber nitrogen bagi tanaman. Perlu dicatat, nitrogen adalah makanan dari tanaman.

Sebenarnya, air sisa tanaman bisa dimanfaatkan kembali untuk air akuarium karena racun ammonianya sudah dikonsumsi oleh tanaman. Siklus lengkap itulah yang menjadi dasar aquaponic.

Aquaponic Percobaan
Karena malas membuat aquaponic secara lengkap, akhirnya saya memutuskan membuat percobaan aquaponic dengan sistem tanaman terapung.

Cukup pilih tanaman yang akan dipelihara di aquaponic, letakkan styrofoam agar mengapung.
Lalu rendam di aukuarium. Pada percobaan ini saya memilih tanaman wortel dan tanaman sejenis rumput-rumputan.

1391928623794566449
13919286491804721413
Kata teorinya sih, akar tanaman tidak boleh sepenuhnya terendam karena beresiko busuk.
Tapi dasar pemalas, hajar bleh saja...mudah-mudahan bisa tetap hidup