Halaman Kami


Saturday, 29 January 2011

MENGAPA ADA MUSIM?

Mengapa belahan bumi utara dan selatan mengenal empat musim (semi, panas, gugur, dan dingin)?

Mengapa daerah katulistiwa hanya mengenal dua musim (hujan dan panas)?
...tentunya nggak kita hitung musim rambutan, musim layangan, dan musim durian :). Berikut ini penjelasan singkatnya

Prinsip satu (cahaya matahari terasa panas atau dingin tergantung sudut datangnya sinar)

Mengapa cahaya matahari di pagi dan sore hari terasa lebih "dingin" dari pada cahaya matahari di tengah hari?

Pada siang hari, cahaya matahari jatuh tegak lurus diatas kita (sudut 90 derajat). Sedangkan pada pagi dan sore hari, cahaya matahari jatuh dengan membentuk sudut.

Pada ilustrasi dibawah dapat dilihat kalau dengan intensitas awal yang sama, maka luas bidang yang disinari lebih besar pada sinar yang jatuh dengan membentuk sudut. Artinya intensitas yang sama dibagi kepada luasan yang lebih banyak sehingga terasa lebih "dingin". Jadi, makin miring sudutnya akan semakin "dingin" cahaya yang kita terima.

siang hari                     sore hari


Prinsip dua (sumbu putar bumi membentuk sudut 23.5 derajat dari bidang putarnya terhadap matahari)





Prinsip tiga (Bumi mengelilingi matahari dalam periode satu tahun)



Pada bidang putarnya, bumi mengelilingi matahari sesuai arah panah selama satu tahun. Artinya, berawal dari posisi satu, dia akan kembali ke posisi satu setelah satu tahun. Sepanjang perputaran ini, posisi sumbu putar bumi selalu tetap. 

Untuk contoh kasus dibawah pada judul kita tuliskan musim di belahan bumi utara.

1. Musim semi (posisi matahari berada di garis katulistiwa pada 21/22 Maret)

Pada posisi ini, 
  • matahari berada di garis kathulistiwa, sementara belahan bumi selatan dan utara berbagi sudut yang sama
  • Belahan bumi katulistiwa akan panas, sementara belahan bumi utara dan selatan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. 
  • Waktu siang dan malam pun di bagi rata 12 jam di semua belahan bumi.
  • belahan bumi utara mengalami musim semi (saat bunga bermunculan) dan bumi selatan mengalami musim gugur (saat daun pohon berguguran)
musim semi saat bunga bermunculan


2. Musim panas (posisi matahari berada di garis  23.5 derajat Lintang utara pada 21/22 Juni)


Pada posisi ini, 
  • matahari berada di bumi utara (paling panas), sementara katulistiwa akan lebih hangat dan belahan bumi selatan akan menjadi dingin
  • kutub utara akan selalu siang, kutub selatan akan selalu malam. Siang di belahan bumi utara akan lebih panjang dan di bumi selatan akan semakin pendek
  • belahan bumi utara mengalami musim panas dan bumi selatan mengalami musim dingin 
  • Katulistiwa akan mengalam musim kemarau. Hal ini disebabkan karena angin yang kering dari utara. Belahan bumi utara lebih banyak berupa daratan, tidak banyak penguapan sehingga angin yang terbentuk bersifat kering. Karena angin bertiup ke daerah yang bertekanan rendah (atau lebih dingin), maka angin yang kering ini akan bergerak ke katulistiwa. 
3. Musim gugur (posisi matahari berada di garis katulistiwa pada 21/22 September)



Pada posisi ini, 
  • matahari kembali berada di garis kathulistiwa, sementara belahan bumi selatan dan utara berbagi sudut yang sama
  • Belahan bumi katulistiwa akan panas, sementara belahan bumi utara dan selatan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. 
  • Waktu siang dan malam pun di bagi rata 12 jam di semua belahan bumi.
  • belahan bumi utara mengalami musim gugur (saat daun pohon berguguran)  dan bumi selatan mengalami musim semi (saat bunga bermunculan)
membersihkan daun yang berguguran


4. Musim dingin (posisi matahari di garis  23.5 derajat Lintang selatan pada 21/22 Desember)


Pada posisi ini, 
  • matahari berada di bumi selatan (paling panas), sementara katulistiwa akan lebih hangat dan belahan bumi utara akan menjadi dingin
  • kutub selatan akan selalu siang, kutub utara akan selalu malam. Siang di belahan bumi selatan akan lebih panjang dan di bumi utara akan semakin pendek
  • belahan bumi selatan mengalami musim panas dan bumi utara mengalami musm dingin 
  • Katulistiwa akan mengalam musim hujan. Hal ini disebabkan karena angin yang "basah" dari selatan. Belahan bumi selatna lebih banyak berupa lautan, terjadi banyak penguapan sehingga angin yang terbentuk bersifat basah. Karena angin bertiup ke daerah yang bertekanan rendah (atau lebih dingin), maka angin yang kering ini akan bergerak ke katulistiwa.
menikmati musim salju di musm dingin