Halaman Kami


Sunday, 30 October 2011

Mengenal Siklus Air

Tik-tik-tik bunyi hujan di atas genting.....

Begitu lagu anak-anak wajib, yang sampai saat ini masih saya wariskan ke anak-anak :)

Tapi ngomong-ngomong tentang hujan, sadar nggak sih kita bahwa hujan adalah salah satu bagian dari siklus air.

Simak gambar berikut agar kita lebih mudah memahami (gambar aslinya di ambil dari http://www.cbt.org/Initiatives/Water/?Water_Basics)






Penguapan
Peguapan adalah proses berubahnya air menjadi uap air, secara alami ini terjadi karena panas matahari. Uap air yang hangat lebih ringan dari udara kemudian naik ke angkasa.

Kondensasi
Semakin tinggi uap naik keangkasa, suhunya menjadi lebih dingin. Pada ketinggian tertentu uap air berubah kembali menjadi titik-tik air halus yang kita kenal sebagai awan. Titik air ini masih terlalu ringan sehingga tetap berada di angkasa

Presipitasi
Titik air yang terkumpul dalam awan, kemudian sling bertemu dan menjadi semakin besar dan berat. Pada ukuran tertentu, titik air tersebut menjadi lebih berat dari udara dan mulai jatuh ke bumi. Kejadian inilah yang kita sebut dengan hujan. Pada tempat yang lebih tinggi dan dingin, uap air dapat berubah lagsung menjadi es atau salju (makanya kita bisa temukan salju di gunung yang tinggi atau dinegara dengan musim dingin)

Air yang jatuh ke bumi akan mengalami satu dari tiga kemungkinan berikut

Mengalir ke laut
Air hujan akan terus mengalir ke tempat yang lebih rendah sebelum akhirnya kembali ke laut. Kumpulan air yan mengalir menuju aut kita sebut dengan sungai.

Tertahan
Pada tempat tertentu, air tertahan oleh haangan alami, seperti cekungan atau lembah. Air akan terus berkumpul d tempat tersebut sampai dapat menemukan jalannnya menuju ke laut. Kumpulan air tersebut kita kenal sebagai danau, situ, dll

Terserap
Jika permukaan bumi tidak mampu menahan air, maka air akan terus meresap ke dalam bumi sampai akhirnya bertemu dengan lapisan batuan yang kedap air. Air seperti ini dapat kita temui dalam air sumur, atau air tanah.

Pemanfaatan Air oleh Manusia
Manusia sangat membutuhkan air untuk minum, mandi, mencuci dan menyirm tanaman. Sampai saat ini hampir sebagian besar air yang dimanfaatkan oleh manusia berasal dari sungai, danau atau air tanah. Demikian pentingnya air untuk kita, kita harus sadar untuk terus menyayangi air.

Sayangnya manusia sering berbuat jahat dengan air seprti contoh berikut:


Membuang sampah sembarangan




Gambar diatas adalah gambar sungai Citarum yang ada dinegara kita. Coba lihat betapa jahatnya kita terhadap sungai. Sungai yang sudah tercemar seperti itu sangat sulit diolah, dan berbahaya bagi kesehatan manusia. Sungai yang penuh sampah juga menghambat aliran air sehingga mudah terjadi banjir saat turun hujan.

Menebang hutan




Penebangan hutan yang tidak terkendali mengakibatkan proses penyerapan air terganggu. Akibatnya, air tanah berkurang dan sungai tidak lagi mampu menampung air sehingga mudah terjadi banjir.




Pepatah bilang hujan adalah rahmat. Tapi hujan juga bisa menjadi petaka jika kita berbuat jahat kepada air. Karena itu, Yuk mari sayangi air :)



Artikel lain yang mungkin bermanfaat